Minggu, 27 Maret 2016

wawancara masalah sosial tentang pencemaran lingkungan

WAWANCARA PENCEMARAN LINGKUNGAN

Tema                           : Kebersihan adalah sebagian dari iman
Topik                           : Pencemaran lingkungan
Tujuan                         : Memperoleh informasi tentang pencemaran lingkungan yang sedang  terjadi dan mendapatkan solusi penanggulangannya.
Narasumber                 :
 Nama              : ALVIN PRIYO
Alamat            : Jalan flamboyan raya blok G1 no 1papan mas tambun selatan
Pekerjaan         : Pelajar
Sekolah           : SMK MITRA INDUSTRI

Pertanyaan                   :

1.      Apa yang anda ketahui tentang pencemaran lingkungan ?
2.      Apakah di lingkungan tempat tinggal anda terjadi pencemaran lingkungan ?
3.      Mengapa pencemaran lingkungan tersebut bisa terjadi ?
4.      Apakah anda sudah pernah mensosialisasikan mengenai dampak pencemaran lingkungan di lingkungan tempat tinggal anda ?
5.      Sejak kapan pencemaran lingkungan tersebut terjadi di Mojokerto khususnya di lingkungan tempat tinggal anda ?
6.      Menurut anda, apa dampak yang telah anda rasakan dari pencemaran lingkungan yang terjadi di daerah tempat tinggal anda ?
7.       Apa upaya yang pernah anda lakukan untuk menanggulangi pencemaran tersebut ?
8.      Siapa yang seharusnya paling bertanggung jawab atas tercemarnya lingkungan saat ini ?
9.      Bagaimana peran pemerintah saat ini dalam menanggulangi pencemaran lingkungan ?
10.  Negara Apa saja yang seharusnnya kita contoh dalam penanggulangan pencemaran lingkungan ?
11.  Jika suatu saat nanti anda menjadi Presiden, program apa yang menurut anda paling mutahir dalam mengatasi pencemaran lingkungan yang ada ?




Hasil wawancara          :
Saya             : Assalamualaikum wr.wb. !                                                   
Alvin            : Waalaikumsalam wr.wb. !
Saya              : Maaf mengganggu waktunya sebentar, apa saya boleh mewawancarai anda tentang permasalahan pencemaran lingkungan ?
Alvin            : OK, tentu saja !
Saya              : OK, langsung saja ke pertanyaan pertama kalau gitu. Apa yang anda ketahui tentang pencemaran lingkungan ?
Alvin            : Pencemaran lingkungan adalah suatu kegiatan merusak, menambah zat pollutan atau zat tambahan kepada lingkungan baik di tanah, air dan udara yang mengakibatkan keseimbangan ekosistem terganggu, rusak bahkan sampai punah.
Saya              : Terus, apakah di tempat tinggal anda juga terjadi pencemaran lingkungan ?
Alvin            : Di lingkungan tempat tinggal saya juga terjadi pencemaran lingkungan, contohnya seperti limbah rumah tangga yang di buang ke sungai, membuang sampah sembarangan, pencemaran dari pabrik makanan ringan dan masih banyak yang : lainnya.
Saya             : Lalu mengapa hal tersebut bisa terjadi ?
Alvin            : menurut saya, hal tersebut terjadi karena ketidak tahuan masyarakat mengenai dampak pencemaran lingkungan, kurangnya rasa kepedulian terhadap lingkungan dan kurangnnya sosialisasi dari pemerintah.
Saya              : Apakah anda sudah pernah mensosialisasikan mengenai dampak pencemaran lingkunga di lingkungan tempat tinggal anda ?
Alvin           : Ya…. Belum sih! Karena tidak ada waktu dan tempat, namun kalau di lingkungan keluarga saya sih sudah pernah saya sosialisasikan !
Saya              : Terus, Sejak kapan pencemaran lingkungan tersebut terjadi di Mojokerto khususnya di lingkungan tempat tinggal anda ?
Alvin            : Pencemaran lingkungan di Mojokerto itu terjadi ketika muali berdirinya industry-industri di Mojokerto, misalnya Ajinomoto, pabrik pokpan, pabrik tepung dan lain-lain. Untuk didaerah saya sendiri sih semenjak berdirinya pabrik makanan ringan, sehingga mulai saat itulah mulai terjadi pencemaran lingkungan secara besar-besaran.
Saya             : Terus, apa dampak yang telah anda rasakan dari pencemaran lingkungan yang terjadi di daerah tempat tinggal anda ?
Alvin           : Dampaknya yaitu, Sulitnya mendapat udara segar, ikan-ikan di sungai mati dan terganggunya kesehatan.
Saya              : Terus, Apa upaya yang pernah anda lakukan untuk menanggulangi pencemaran tersebut ?
Alvin            : Ya, mulai dari contoh yang kecil saja seperti buang sampah pada tempatnya, menanam pohon, tidak membuang sampah ke sungai dan menggunakan pupuk alami.
Saya              : Terus, Dalam kasus yang satu ini, siapa yang paling bertanggung jawab ?
Alvin           : Ya… tentu saja kita semua harus bertanggung jawab atas hal ini, tidak usah saling menyalahkan dan mulai dari sekarang mari kita cintai lingkungan kita dengan tidak mencemarinya !
Saya              : Saya setuju dengan anda. Terus, bagaimana dengan peran pemerintah dalam hal ini !
Alvin            : Menurut saya, peran pemerintah saat ini belum optimal, karena program-program yang dicanangkan pemerintah melalui kementerian lingkungan hidup masih belum berjalan secara maksimal. Bahkan dari beberapa kasus, ada dari pihak pemerintah yang malah bersekongkol dengan oknum tertentu untuk memuluskan prakti pencemaran lingkungan. Contonnya, ada pabrik yang tidak mempunyai instalasi pengelolahan limbah menyuap pegawai pemerinta agar izin pabriknya tidak di cabut. Seperti itu!
Saya             : Terus, Negara Apa saja yang seharusnnya kita contoh dalam penanggulangan pencemaran lingkungan ?
Alvin            : Contonya saja seperti Negara Jepang dan singapura, kedua Negara ini paling terdepan dalam penangulangan pencemaran lingkungan. Kebijakan-kebijakan Negara tersebut contohnya: Setiap perusahaan di Negara mereka wajib memiliki instalasi pengelolahan limbah modern dan selalu di awasi pemerinta setiap enam bulan sekali, pembudayaan cinta lingkungan dengan tidak membuang sampah sembaranga kepada warganya, kebijakan penggunaan alat transportasi ramah lingkungan, kebijakan untuk menggunakan alat transportasi umum dan masih banyak yang lainnya.
Saya              : Pertanyaan terakhir, Jika suatu saat nanti anda menjadi Presiden, program apa yang menurut anda paling mutahir dalam mengatasi pencemaran lingkungan yang ada ?
Alvin            : Jika saya jadi Presiden program yang akan saya jalankan untuk menanggulangi pencemaran lingkungan yaitu, memberantas prakti KKN ( Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ), kemudian membudayakan kepada seluruh rakyat Indonesia sikap disiplin, taat peraturan, cinta terhadap alam dan cinta terhadap tanah airnya. Dan jika program tersebut terwujud, saya yakin Indonesia akan Maju dan terbebas dari pencemaran !
Saya              : Cukup sekian Mas Syahrul wawancaranya kali ini, terima kasih banyak atas kesediaan dan waktunya !
Alvin            : Oh iya, sama-sama !
Saya              : Assalamualaikum wr.wb. !
Alvin           : Waalaikumsalam wr.wb. !

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Dari masa ke masa, lingkungan tempat tinggal kita bukan semakin baik, tetapi malah semakin mengkhawatirkan. Mengkhawatirkan dalam arti, semakin rusak, semakin tidak terawat dan semakin tidak nyaman untuk di tinggali. Semua itu merupakan akibat dari ulah manusia yang seenaknya dengan alam, tidak mencintai alam dan bertindak semaunya dengan mencemari lingkungan.
Seperti halnya narasumber saya kali ini yaitu Alvin Priyo. yang di daerah tempat tinggalnya yaitu di perumahan papan mas kecamatan tambun selatan terjadi pencemaran lingkungan, malah pencemaran lingkungan di sini bukan barang baru lgi bagi mereka, bahkan sudah menjadi suatu hal yang wajar bagi mereka. Seperti membuang sampah dan limbah ke sungai dan juga pencemran yang diakibatkan oleh limbah dari pabrik makanan ringan yang ada di lingkungan tempat tinggak Syahrul. Menurut narasumber, pencemaran itu terjadi karena kurang pedulinga masyarakat mengenai dampak pencemaran lingkungan dan tidak adanya sosialisasi kepada masyarakat dari pihak pemerintah dan Dinas terkait. Sehingga, pencemaran di daerahnya bukan semakin turun, malah semakin meningkat setiap harinya.
Menurut narasumber, pencemaran semakin parah semenjak berdirinya pabrik makanan ringan didaerahnya. Warga sudah membicarakan hal ini kepada pihak pabrik dan pemerintah perihal masalah pencemaran lingkungan ini, namun belum ada tanggapan yang berarti. Narasumber berharap agar pemerintah berperan aktif dalam menanggulangi pencemaran lingkungan yang terjadi seperti halnya di Negara Jepang dan Singapura yang dapat menanggulani pencemaran lingkungan dengan kebijakan-kebijakan strategis dan menggunakan peralatan berteknologi tinggi dan modern dalam pengelolahan limbah, sehingga aman untuk lingkungan. Narasumber berharap agar pencemaran lingkungan yang terjadi di daerah tempat tinggal dia dapat di tanggulangi oleh pemerintah dengan cepat dan tepat. Agar narasumber dapat hidup dengan nyaman, tentram dan terbebas dari pencemaran yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan.

Rabu, 16 Maret 2016

Tugas Ilmu budaya sosisal (manusia dan penderitaan )

MANUSIA DAN PENDERITAAN



PENGERTIAN PENDERITAAN

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dara artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin.Penderitaan merupakan realita kehidupan manusia di dunia yang tidak dapat dielakan. Orang yang bahagia juga harus siap menghadapi tantangan hidup bila tidak yang muncul penderitaan. Dan orang yang menghadapi cobaan yang bertubi-tubi harus berpengharapan baik akan mendapatkan kebahagian. Karena penderitaan dapat menjadi energi untuk bangkit berjuang mendapatkan kebahagian yang lalu maupun yang akan datang. Akibat penderitaan yang bermacam-macam manusia dapat mengambil hikmah dari suatu penderitaan yang dialami namun ada pula akibat penderitaan menyebabkan kegelapan dalam kehidupan.Sehingga penderitaan merupakan hal yang bermanfaat apabila manusia dapat mengambil hikmah dari penderitaan yang dialami. Adapun orang yang berlarut-larut dalam penderitaan adalah orang yang rugi karena tidak melapaskan diri dari penderitaan dan tidak mengambil hikmah dan pelajaran yang didapat dari penderitaan yang dialami.

PENGARUH PENDERITAAN

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negative ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia berjuang menentang kekerasan, dll.

HUBUNGAN MANUSIA DAN PENDERITAAN

            Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan makhluk yang bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan.
Makhluk bernyawa memiliki sifat ingin terpenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu dipahami makhluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila hasrat menjadi patokan untuk selalu dipenuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di akhirat.
Manusia sebagai makhluk yang berakal dan berfikir , tidak hanya menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaannya. Tidak hanya naluri namun juga nurani. Manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling mulia namun tidak dapat berdiri sendiri secara mutlak. Manusiaa perlu menjaga dirinya dan selalu mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang kala mengalami kesusahan dalam penghidupannya.
Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhindar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia selalu berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.
Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada penderitaan dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang muncul dari penyakit rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar kembali pada jalan Allah dan menyadari kesalahannya. Namun bila manusia tidak menyadari malah semakin menjauhkan diri maka akan membawa pada penderitaan diakhirat.
Banyak yang salah kaprah dalam menyikapi penderitaan. Ada yang menganggap sebagai menikmati rasa sakit sehingga tidak beranjak dari kesesatan. Sangat terliihat penderitaan memiliki kaitan dengan kehidupan manusia berupa siksaan, kemudian rasa sakit, yang terkadang membuat manusia mengalami kekalutan mental. Apa bila manusia tidak mampu melewati proses tersebut dengan ketabahan, diakhirat kelak dapat menggiring manusia pada penyiksaan yang pedih didalam neraka.